Minggu, 04 Desember 2016
SEJARAH CANDI LOR NGANJUK
Sabtu, 28 Mei 2016
Dp BBM animasi nganjuk kota angin
Dp bbm animasi nganjuk kota angin yg bisa untuk
Foto profil dan di share di grup bbm , cara menshare ke grup harus lewat galery baru di share ke bbm tidak bisa lewat bbm baru di share karena klau bbm baru di share animasi tidak akan bergerak semoga bermanfaat, di buat oleh nganjukkota.blogspot.com silahkan di download semoga bermanfaat
Jumat, 27 Mei 2016
Selasa, 16 Februari 2016
Cara Membasmi ulat bulu dengan pupuk furadan
Membasmi ulat bulu dengan pupuk furadan yaitu dengan memupuk sekitar tanaman mangga atau tanaman yg sering di serang ulat bulu cara kerjanya pupuk furadan akan di serap tanaman dan jika ulat bulu memakan daun tanaman itu dengan secara perlahan ulat bulu akan mati ,pupuk furadan bisa didapat toko2 pertanian jadi mudah di dapat semoga bermanfaat cara ini
Minggu, 25 Oktober 2015
Air terjun watu lumbung surga yang hilang
Melewati jalan setapak menjadi tantangan saat Anda tiba di tempat wisata Air Terjun watu lumbung di nganjuk, Jawa timur. Namun, Anda tak bakal merasa lelah jika menikmati pemandangan yang disuguhkan sepanjang perjalanan.
Air Terjun watu lumbung merupakan salah satu tempat wisata di Kabupaten nganjuk. Obyek wisata ini berada di kaki Gunung wilis, tepatnya di Desa Bendolo, Kecamatan sawahan. Atau, sekitar 40 kilometer dari kota nganjuk.
Udara sejuk dan hamparan pepohonan rindang mengelilingi tempat wisata ini. Anda tak akan kepanasan saat menuruni jalan setapak lantaran naungan pepohonan .
Memang, selesai menapaki jalan setapak, suasana yang sejuk dan pemandangan hijau yang menyegarkan tak bakal membuat bosan. Air terjun watu lumbung sempat dijuluki Surga yang Hilang. Pasalnya, sebelum dibuka untuk umum pada 2011, air terjun ini belum ada jalan dan masih ditutupi semak belukar jalannya.
Jalan menuju Air Terjun watu lumbung di Kabupaten nganjuk.
Akhirnya, warga sekitar Bekerja bergotong royong membabat semak dan membuka jalan sehingga air terjun ini bisa dilihat umum. Tinggi air terjun ini hanya sekitar 50 meter. Debit airnya tak terlalu besar meski hujan turun. Juga, tak terlalu sedikit meski musim kemarau datang.
Airnya begitu jernih dan segar. Biasanya, pengunjung bermain dan merendam kaki di aliran sungai yang meneruskan limpahan air terjun.
