Selasa, 16 Juni 2015

PENEMUAN AIR TERJUN WATU LUMBUNG DAN AIR TERJUN TETES EMBUN DI NGANJUK

NGANJUK - Warga Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dihebohkan dengan ditemukannya dua air terjun di lereng Gunung Wilis. Meski tidak ada bantuan dari pemerintah dan hanya bermodalkan semangat, sudah satu bulan ini warga bekerja bakti menembus hutan untuk membuka jalan menuju dua air terjun tersebut.

Gunung Wilis di Desa Bendolo, Kecamatan Sawahan berada sekitar 40 kilometer dari pusat kota Nganjuk, Jawa Timur.

Selain ada Air Terjun Sedudo yang sudah cukup dikenal, kali ini ada dua air terjun lagi yang baru ditemukan warga, yakni Air Terjun Watu Lumbung dan Air Terjun Tetes Embun.

Untuk sementara, jalur menuju kedua lokasi air terjun memang masih tergolong berat. MNC Media pun mencoba melihat langsung lokasi penemuan dua air terjun baru tersebut.

Dari permukiman warga di Desa Bendolo, kita masih harus masuk ke dalam hutan sejauh 6 kilometer hanya dengan menggunakan kendaraan roda dua. Medannya sangat sempit dan licin.

Melalui jalan ini, kita akan bertemu dengan ratusan warga yang sudah satu bulan ini bekerja bakti membuka jalan menuju Air Terjun Watu Lumbung.

Setiap hari, sejak pagi hingga siang, warga terus bergotong royong membuka hutan dan membuat jalan setapak.

Warga mengaku terdorong semangatnya membuat jalan menuju Air Terjun Watu Lumbung karena berharap air terjun itu kelak menjadi objek wisata baru yang menarik wisatawan datang ke desa mereka.

Semangat warga yang luar biasa ini memang cukup beralasan. Karena, pesona Air Terjun Watu Lumbung setinggi 50 meter ini memang cukup menakjubkan, berada di tengah hutan belantara yang masih perawan.

Dinamakan Watu Lumbung karena di atas air terjun ini konon ada sebuah batu yang mirip lumbung atau sejenis alat penumbuk padi.

Setelah puas menikmati Air Terjun Watu Lumbung, dengan penuh semangat warga mengantarkan MNC Media melihat air terjun yang satu lagi dan juga baru mereka temukan, namanya Air Terjun Tetes Embun.

Namun, untuk sementara ini, jalur menuju Air Terjun Tetes Embun masih cukup berbahaya. Karena, kita harus melalui tebing curam yang di bawahnya terdapat jurang menganga.

Saat ini, ratusan warga Desa Bendolo juga sedang berusaha membuka jalan menuju Air Terjun Tetes Embun agar kelak nyaman dilalui dan tidak berbahaya.

Namun, meski jalan yang dilewati sangat berat, sesampainya di Air Terjun Tetes Embun rasa lelah kita seolah langsung sirna.

Di air terjun setinggi 75 meter ini, kita akan melihat sebuah keajaiban alam yang luar biasa, yakni adanya hujan yang terus turun dari atas rerimbunan hutan meski sedang musim kemarau sekalipun.

Turunnya hujan di sekitar air terjun yang tiada henti inilah yang kemudian membuat warga menamai air terjun kedua temuan mereka dengan nama Air Terjun Tetes Embun.

Salim, kepala Desa Bendolo mengatakan, warga berharap pemerintah mau turun tangan membantu mengangkat Air Terjun Watu Lumbung dan Air Terjun Tetes Embun menjadi objek wisata andalan baru di Kabupaten Nganjuk.

Rabu, 06 Mei 2015

Makanan enak dan mahal boleh jadi sudah biasa

Makanan enak dan mahal boleh jadi sudah biasa, namun  ada kuliner murah paling enak di nganjuk yang kerap menjadi serbuan warga nganjuk maupun luar kota terutama pada malam hari. Meskipun harganya terbilang murah meriah, rasanya tidak semurah itu. Banyak pelanggan yang justru ketagihan dan selalu datang untuk mencoba kuliner tersebut.
Harga murah memang selalu menjadi perhatian, termasuk dalam hal kuliner. Namun, tidak semua orang tergiur menikmati makanan karena murahnya saja. Bagi pemburu kuliner lezat, harga biasanya bukan masalah karena yang lebih penting adalah cita rasa.Meskipun lokasinya cukup strategis , yaitu di sepanjang jalan ahmad yani nganjuk, warung-warung nasi pecel khas nganjuk ini selalu menjadi buruan penikmat kuliner yang enak murah meriah. Warung nasi pecel khas nganjuk ini menyediakan menu masakan rumah yang enak banget sehingga menarik perhatian setiap pengunjung. Bahkan, warung nasi pecel khas nganjuk yang sudah ada sejak lama ini merupakan tempat makan favorit para pelanggan yang kebetulan mampir ke kota nganjuk atau orang yang sedang berwisata di nganjuk .

Makanan khas kota nganjuk

Makanan Khas kota nganjuk
Indonesia terkenal dengan kulinernya yang tidak pernah habis. Setiap daerah memiliki berbagai macam kuliner yang membuat lidah ketagihan saat mencobanya. Tidak terkecuali dengan kota nganjuk, kota angin ini menyimpan banyak ragam kuliner yang menggiurkan. Terutama nasi pecel dan nasi becek, yang memiliki citarasa khas tersendiri dan masih banyak lagi makanan khas nganjuk yang menggiurkan seperti krupuk pecel, dumbleg,onde2 njeblos ...dsb Tidak lengkap rasanya mampir ke kota nganjuk tanpa mencicipi jajanan khas nganjuk ini.

Senin, 30 Juni 2014

Kekayaan kuliner kota nganjuk

“Seribu satu menu sejuta rasa”. Itulah kekayaan kuliner yang dimiliki kota nganjuk. Banyak orang mengunjungi kota nganjuk untuk memanjakan lidah mereka. Selera makan Anda akan dibuai manja dengan apa yang ditawarkan kota ini. Berbagai jenis makanan dan tempat makan tersebar di berbagai sudut kota dalam balutan suasana yang nyaman karena nganjuk di sebut kota angin sehingga masakannya mempunyai cita rasa tersendiri. Mulailah petualangan dengan tidak ragu mencicipi jajanan di kota nganjuk yang memiliki cita rasa yang mantap ini

Minggu, 29 Juni 2014

Kuliner kota angin

Nganjuk adalah disebut kota angin, karena nganjuk anginnya kencang yaitu pada bulan2 tertentu karena letak geografis nganjuk yang di apit 2 gunung yaitu gunung wilis dan pegunungan kendeng. Makanan khas nganjuk yang memiliki cita rasa tersendiri yang lebih nikmat, lezat dan mantap mungkin akan mengejutakan Anda untuk pertama kali, tapi banyak orang yang rindu makanan khas nganjuk yang enak setelah mencobanya, seperti nasi pecel,nasi becek,krupuk pecel,dumbleg...dsb jika ke nganjuk rasa akan rugi jika mampir tidak mencobanya kuliner kota angin ini.